BERITA UPDATE

INDONESIA RANGKING 10 PENYUMBANG PEMANASAN GLOBAL DUNIA

Jakarta – Indonesia menjadi negara nomor 10 yang memberikan kontribusi terhadap pemanasan global di dunia. Nomor 1 dipegang AS.

“Kontribusi pemanasan global di Indonesia 5 persen dari total pemanasan global sedunia,” kata Meneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar.

Rachmat menyatakan hal itu dalam pertemuan nasional pengarusutamaan lingkungan hidup dalam perencanaan pembangunan nasonal di Hotel Menara Peninsula, Jl S Parman, Jakarta, Senin (23/3/2009).

Menurut Rachmat, kerusakan hutan Indonesia masih 40 persen dari total hutan yang ada. Jadi masih ada 60 persen hutan yang masih bagus.

Negara yang paling besar kontribusinya terhadap pemanasan global yakni Amerika Serikat. “Tingkat kontribusinya 27-30 persen,” jelasnya.

Rachmat mengatakan, kontribusi pemanasan global Indonesia berasal dari efek rumah kaca dan emisi sampah.

Untuk menekan kerusakan hutan, Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional (BKPLN) didirikan.

Badan itu, jelas Rachmat, melibatkan Kementerian Hutan, Pekerjaan Umum, Depdagri, dan Lingkungan Hidup. Badan ini membahas secara strategis pemanfaatan ruang nasional.

FACEBOOK BAKAL KALAHKAN GOOGLE

WASHINGTON - Google saat ini boleh saja menjadi raja di dunia internet. Namun tak lama lagi, dominasi raksasa mesin pencari itu akan ditumbangkan Facebook.

Menurut Ross Sandler, analis pada RBC Capital Market, Facebook dapat melampaui Google dalam jumlah pengunjung unik (unique visitor) ke website mereka pada akhir 2011 atau 2012.

Semakin ketatnya aturan dari pemerintah, bakal bergabungnya Microsoft-Yahoo, pergeseran ke platform mobile, dan melesatnya popularitas situs jejaring sosial, dianggap sebagai ancaman potensial terhadap dominasi Google. Dan kini, Facebook-lah ancaman yang terbesar.

Facebook dan Google adalah dua perusahaan dunia internet terbesar dan tumbuh tercepat. Berdasarkan analisis RBC Capital Market, saat ini 45 persen unique visitor setiap bulannya mengunjungi Facebook secara langsung sebagai halaman pertama yang dibuka, naik dari 39 persen setahun sebelumnya.

Dikutip dari Reuters, Minggu (22/3/2009), firma penelitian Hitwise menemukan Facebook muncul sebagai sumber terbesar traffic bagi sebagian besar situs tahun lalu.

“Pertumbuhan Facebook sebenarnya mendorong pembagian jumlah pengguna yang mencari via Google versus mesin pencari lainnya,” kata Sandler, sembari menegaskan hal ini menunjukkan fenomena tumbuhnya Facebook sejauh ini masih positif bagi Google.

Dia juga menyebutkan, arus unique visitor Facebook yang mengunjungi Google 50 persen lebih besar dibandingkan ke Microsoft, dan 250 persen lebi besar dibandingkan ke Yahoo.

Meski begitu, analis mengingatkan gambaran tersebut dapat saja berubah jika Facebook terus tumbuh dan melangkah dengan cepat. Atau jika media sosial itu menemukan model bisnis dan menemukan cara yang jitu untuk meraup dolar lebih banyak.

“Seiring pertumbuhan pengguna dan waktu yang digunakan untuk mengunjungi Facebook, website dan merek lain akan mengakui kebutuhan mereka untuk menambah kehadiran mereka di Facebook.”

Proyeksi Sandler mengenai potensi Facebook didasarkan pada asumsi pertumbuhan kedua situs itu, yaitu 85 persen untuk Facebook dan 20 persen untu Google. Dan semakin lama, Sandler meyakini Facebook akan memberikan tekanan berlipat bagi Google, yang sahamnya kini tidak bergerak naik, meskipun meraup banyak pendapatan.

Asal tahu saja, saat ini jumlah pengunjung unik Facebook berkisar di angka 175 juta per bulannya. Mark Zuckerberg, sang pendiri, yakin jumlah itu akan bertambah menjadi 200 juta pada tahun ini.

No Comments Yet

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar